
Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan melaksanakan program "Kemenimipas Peduli" bagi pegawai dan masyarakat yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari perayaan HBI yang mengusung tema "Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju". Bantuan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk empati mendalam dari seluruh jajaran imigrasi terhadap masyarakat dan kolega yang sedang berjuang memulihkan keadaan pascabencana.
Kepala Kantor Imigrasi Sibolga, Akbar Drajat Bogitara, memimpin langsung proses pendistribusian bantuan ini kepada masyarakat, pegawai Imigrasi dan Lembaga Pemasyarakatan Sibolga terdampak bencana, rumah ibadah dan pembangunan instalasi penampungan air bersih di Desa Bonanlumban, Kecamatan Tukka, Tapteng dengan total nilai keseluruhan bantuan sosial sebesar Rp300 juta.
Di sela-sela kegiatan, Akbar Drajat Bogitara menekankan bahwa momen HBI ke-76 ini harus menjadi pengingat bahwa tugas Imigrasi tidak hanya sebatas pelayanan paspor, tetapi juga hadir sebagai pelayan masyarakat dalam arti yang lebih luas.
“Kami menyampaikan apresiasi mendalam dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan atas perhatian besar serta dukungan yang diberikan melalui Program Kemenimipas Peduli. Bantuan ini bukan sekadar dukungan materi, melainkan wujud nyata kehadiran negara dan pimpinan di tengah masa sulit yang sangat berarti bagi para pegawai kami serta masyarakat yang terdampak bencana.


